Total Tayangan Laman

Jumat, 15 April 2016

FLORA DAN FAUNA HARUS DIJAGA. Salam dari Menteri LHK, Dr Siti Nurbaya Bakar

Hari Kamis (14/4/2016) berkesempatan mendampingi Bapak Presiden Joko Widodo dalam rangka peringatan Hari Hutan Internasional di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Dalam kesempatan ini dilakukan Pencanangan Gerakan Nasional Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar.

Dipimpin Bapak Presiden, sekitar 500 anak penyu (tukik) dan empat penyu dewasa jenis sisik dilepaskan di Pulau Karya, Kepulauan Seribu. Selain itu juga dilakukan pelepasan tiga ekor burung Elang Bondol dan sekitar 200 burung jenis tekukur, cerucuk dan kutilang.

Selain melepasliarkan hewan, juga dilakukan penanaman terumbu karang dan lamun sebanyak 1.000 spesimen oleh masyarakat dan restorasi hutan bakau (mangrove) dengan penanaman 6.000 bibit mangrove (Rizhopora Stylosa).

Mangrove tersebut ditanam dengan cara sistem rumpun. Sedangkan penanaman terumbu karang dilakukan dengan cara transplantasi atau memotong bagian tertentu.

Secara serentak juga dilepaskan berbagai satwa di 11 wilayah di Indonesia. Selain berbagai jenis Burung, ada Beruang Madu, Biawak, Musang dan satwa liar lainnya.

Seperti di Bali, dilakukan pelepasan sekitar 200 ekor penyu sitaan. Di Jambi, ada 35 ekor burung berbagai jenis dilepaskan. Agenda yang sama juga dilakukan serentak di Makasaar, Jatim, Jateng, Kalimantan Selatan, Bali, Papua, dll.

Di Balai Taman Nasional Bukit Tigapuluh, dilepasliarkan satu ekor Orang Utan, tiga ekor burung Rangkong dan satu ekor burung Elang. Total se-Nusantara ada sekitar 1.189 ekor burung, 1.000 ekor penyu dan ratusan satwa lainnya yang dilepaskan secara serentak hari ini.

Hari Hutan Internasional (HHI) atau International Day of Forest ditetapkan pada tanggal 21 Maret oleh PBB melalui resolusi 67/200 tahun 2012 yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang pentingnya keberadan semua jenis hutan dan pohon di luar hutan.

Melalui HHI ini diharapkan negara-negara anggota PBB mempromosikan peran penting hutan dan pohon. Tema HHI tahun 2016 adalah "Membangun hutan dan lingkungan untuk ketersediaan udara dan air bersih" atau "Forests and Water, Sustain Life and Livelihoods".

Mari bersama kita jaga kelestarian alam dan satwa Indonesia. Sebagaimana tulisan pesan Bapak Presiden Jokowi di kanvas sesaat sebelum kembali ke Jakarta:

FLORA DAN FAUNA HARUS DIJAGA.

Salam

Menteri LHK, Dr Siti Nurbaya Bakar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERGABUNG BERSAMA BLOGGER DAN E-P MARKETING PALING TOP

@tokoarb - WEBSTA